Penggunaan plastik kemasan ramah lingkungan saat ini memang sedang menjadi tren di berbagai negara termasuk Indonesia. Hal ini terjadi seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran banyak orang akan isu penumpukan sampah plastik terutama plastik kemasan bagi lingkungan. Oleh karena itu banyak para pelaku industri yang mulai berinovasi dan mengadopsi opsi-opsi penggunaan sustainable packaging atau kemasan ramah lingkungan untuk produk-produk mereka. Tidak hanya dapat mengurangi penumpukan sampah yang sulit terurai, penggunaan kemasan ramah lingkungan ini juga dapat meningkatkan image brand mereka di mata masyarakat atau calon konsumen. 

Lantas apa saja sih yang termasuk kedalam kemasan plastik ramah lingkungan? Agar Anda tidak penasaran, yuk simak penjelasan mengenai 6 penggunaan kemasan plastik ramah lingkungan yang sedang tren digunakan oleh para pelaku industri di berbagai negara berikut ini. 

 

Baca Juga: 7 Dampak Akibat Sampah Plastik Dan Solusi Mengatasinya

 

1. Edible Film

Edible film merupakan film yang dapat dikonsumsi dan sudah tersedia secara komersial. Biasanya digunakan sebagai pembungkus atau kemasan makanan, buah-buahan, serta sayuran yang dapat dikonsumsi secara langsung. Dalam pembuatannya, kemasan edible terdiri dari beberapa material, namun yang paling populer digunakan yaitu chitosan. 

Chitosan sendiri merupakan polisakarida yang mengandung antibakteri alami. Oleh sebab itu kemasan edible dapat melindungi produk makanan dari kontaminasi  mikroba. Selain itu kemasan edible juga dapat menghalangi perkembangan bakteri karena dapat menghalangi pasokan oksigen di dalam kemasan.  

 

2. Plastik Eco

Pada dasarnya jenis plastik eco terbuat dari proses daur ulang dari bahan-bahan plastik yang berasal dari petrokimia untuk digunakan kembali. Akan tetapi plastik yang didaur ulang tersebut, tidak diproduksi menjadi produk yang sama, melainkan menjadi plastik dengan kualitas yang lebih rendah. Produk yang terbuat dari plastik eco pun biasanya bukan jenis produk sekali pakai, karena dapat digunakan beberapa kali untuk jangka waktu yang lama. 

 

Baca Juga: Inilah Kelebihan Packaging PVC Dibanding PE Dan PP

 

3. Post-Consumer Recycled Resin

PCR atau  post-consumer recycled resin merupakan hasil daur ulang yang digunakan untuk memproduksi kemasan suatu produk seperti halnya plastik film, botol minum, plastik film, hingga kontainer plastik. Adapun beberapa industri yang menggunakan PCR sebagai bahan kemasan yaitu antara lain industri retail, elektronik, farmasi, dan medis. 

 

4. Bioplastik

Tren penggunaan plastik kemasan ramah lingkungan yang keempat yaitu bioplastik. Sebagai salah satu jenis plastik kemasan yang ramah lingkungan, pada dasarnya bioplastik terbuat dari bahan-bahan alami seperti  singkong, jagung, hingga jamur. Oleh karena itulah, hasil produksi dari kemasan plastik ini diberi nama PLA atau  polylactic acid.  

Adapun dari tampilannya, PLA ini memiliki ciri yang hampir sama dengan polypropylene dan polyethylene, yang mana merupakan jenis plastik dari bahan petrokimia. Jenis kemasan bioplastik ini sudah dikomersialkan dan banyak tersedia dipasaran.  

 

Baca Juga: Ketahui Arti 7 Simbol Angka Pada Kemasan Plastik Berikut

 

5. Plastik Biodegradable

Tren penggunaan plastik kemasan ramah lingkungan yang kelima yaitu plastik biodegradable. Jenis plastik kemasan ramah lingkungan yang satu ini terbuat dari bahan petrokimia tradisional dan beberapa bahan tambahan lainnya. Sehingga membuat sampah dari kemasan plastik ini menjadi lebih mudah terurai oleh sinar dan oksigen. Saat ini plastik biodegradable juga sudah banyak dikomersialkan dan mudah untuk anda temukan di pasaran.  

 

6. Oxo-biodegradable

Tren penggunaan plastik kemasan ramah lingkungan yang keenam yaitu plastik kemasan oxo-biodegradable. Mungkin tidak banyak yang mengenal dengan jenis plastik ramah lingkungan ini, namun siapa sangka jika plastik ini sudah banyak digunakan sebagai plastik kemasan oleh berbagai industri. Jenis plastik ramah lingkungan ini pada dasarnya ditujukan untuk terurai di lanskap terbuka tau permukaan laut. Tidak hanya itu oxo-biodegradable mengandung zat penstabil yang dapat membuat plastik ini bertahan lama hingga 18 bulan lebih. Namun waktu yang dibutuhkan untuk plastik jenis ini terurai tidaklah sama. Karena sangat menyesuaikan dengan suhu lingkungan.  

 

Itulah beberapa tren penggunaan plastik kemasan ramah lingkungan yang penting untuk Anda ketahui. Semoga informasi mengenai tren kemasan plastik ini membantu Anda. Jelajahi website Rhinoplas untuk menemukan berbagai informasi menarik seputar plastik lainnya. Untuk Anda yang sedang mencari berbagai kebutuhan bahan baku plastik dengan kualitas terbaik dan tahan lama silahkan klik disini atau kunjungi Rhinoplas sekarang juga!  

Rhinoplas adalah pabrik plastik di Indonesia yang produknya sudah sangat terkenal bahkan telah melakukan ekspor ke luar negeri. Rhinoplas menyediakan produk-produk plastik seperti karpet vinyl, mika clear film, dan lain sebagainya dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau. Rhinoplas juga membuka peluang bisnis untuk Anda yang ingin mencari keuntungan besar dengan menjadi agen distributor produk-produk plastik Rhinoplas.